Anda Di Golongan Mana?? Inilah 4 Hakikat Kebatinan Manusia.

4 misteri hakikat tingkat kebatinan manusia

Pesantrenweb.com || Pertanyaan tentang hakikat kebatinan diri manusia merupakan sebuah tanda tanya yang acap kali muncul di setiap individu, meskipun banyak kajian dan wacana yang telah sedikit membukanya manusia tak pernah bosan dari misteri perbincangan ini. Satu-satunya makhluk Allah lah yang diberikan karunia terhadap misteri ini.

Ini adalah sebuah rahasianya rahasia (the secret of the secret, al-haqiqat al-bathin), titik terdalam sebuah titik.

Kini sudah saatnya dibedah. Tidak lain untuk meluruskan kita semua, agar dapat mengawal dan mengendalikannya demi kebaikan kita sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat, bangsa bahkan dunia.

Ini semata untuk mengingatkan hal ihwal keberdayaan kita, sebagai makhluk paling complete yang dijuluki “manusia“, dan itu semua telah dikaruniakan oleh Allah SWT kepada kita.

Sungguh, hakikat batin ini merupakan sumber utama, yang menjadikan semuanya ada, yang membentuk sekeliling kita. Bahkan, energi intrinsik inilah awal terbangunnya alam semesta.

Teramat banyak Penulis saksikan, bagaimana daya sejati bekerja dengan sangat dahsyat. Kalangan terbatas sudah dapat membentuknya secara efektif. Golongan lain sudah dapat mengendalikannya secara sadar.

Kelompok lain, dan ini yang terbanyak, mengalaminya tanpa sadar. Oleh ketidaksadaran ini, banyak yang membawa kehidupan yang lebih baik, dan tidak sedikit yang membawa kehidupan yang lebih buruk; baik bagi diri, orang-orang terdekat, maupun lingkungannya. Ada 4 golongan hakikat kebatinan manusia;

4 Golongan Kesejatian Manusia

Kalangan pertama adalah yang sudah memahami seluk-beluk perihal kebatinan sejati ini, dan secara konsisten mengawal untuk kemanfaatannya.

Mereka sudah dapat mengatasi segala bentuk gangguan (distraction) dan hambatan (ohm) serta sudah dapat mendisain kebahagiaan melewati kelokan, tanjakan dan turunan di perjalanan mengerahkan energi sejati.

Golongan kedua sudah memahami daya sejati ini, namun memanfaatkannya secara angin-anginan alias kurang disiplin alias tidak istikomah.

Mereka sudah memahami, namun belum keukeuh (persistence) mengawal prosesnya. Sesekali waktu saja namun tidak berselang lama melalaikannya.

Kelompok ketiga adalah lazimnya kita di masyarakat, tidak sadar memiliki sumber energi ini. Banyak yang beruntung sehingga mendapatkan kemanfaatannya, tidak sedikit yang merugi oleh kekuatan terdalam dirinya sendiri.

Kelompok keempat, daya sejati ini sering disalah-artikan, keliru memahami, kurang tepat menerapkan, bahkan sadar atau tidak disalah-gunakan.

Di sini akan dikupas, setahap demi setahap, agar kita dapat memahaminya secara utuh, dan terhindar dari kekeliruan oleh sebab kekagetan atau ketergesaan kesimpulan.

Dengan ilmu rahasia kebatinan ini, kita dapat memanfaatkannya untuk keluar dari berbagai macam belenggu dan keterpurukan. Melalui kebijaksanaan al-haqiqat al-batin ini, kita dapat kembali merancang kehidupan menjadi lebih baik, dari mana pun awal posisi kita berpijak.

Itulah 4 golongan hakikat kebatinan dalam diri manusia yang ada dari setiap individu. Kita dapat memilihnya untuk berada di golongan mana. Sekadar saran dari Penulis, adalah lebih baik untuk hari demi hari, menjadi lebih baik, dan makin baik dalam koridor kemanfaatan diri: Bahagia-Maju-Ningkat.

wallahu a’lam wa bimuradih

Ali Sobirin El-Muannatsy, Pengasuh Pondok Pesantren Nihadlul Qulub, Moga Pemalang Jawa Tengah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Via Whatsapp
CS Kami
Tertarik Untuk Mengikuti Program Kami??
Buruan Chat Kami :)