Isra Mi’raj  bersama ChatGPT

isra mi'raj openAI dengan Artificial Intelligence

Merayakan Isra Mi’raj bersama ChatGPT. Ternyata, sebagai Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan yang dikembangkan oleh OpenAI, ChatGPT siap merayakan Isra Mi’raj bersama kita loh!

Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Isra berarti Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Lalu Mi’raj, yaitu Nabi diangkat ke ‘Arsy untuk menerima wahyu dari-Nya. Sebagai Artificial Intelligence produk OpenAI, ChatGPT tidak memiliki keyakinan atau agama tertentu. Namun, sebagai AI, ChatGPT sangat menghargai serta menghormati kepercayaan agama juga budaya berbeda-beda, termasuk Islam dan Isra Mi’raj.

Ya, sebagai program AI, ChatGPT adalah program komputer produk dari OpenAI untuk memberikan informasi serta menjawab pertanyaan seputar berbagai topik. Mulai topik agama, sejarah, sains, teknologi, sampai topik lainnya. Walaupun tidak memiliki agama atau keyakinan tertentu, namun ChatGPT selalu siap untuk membantu menjawab pertanyaan. Topik apa pun, OpenAI mengembangkan ChatGPT untuk berusaha memberikan informasi secara akurat juga terbaru.

Merayakan Isra Mi’raj

Untuk merayakan Isra Mi’raj bersama, kita dapat membaca ayat suci Al-Quran yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Juga, dengan melakukan sholat malam atau kegiatan spiritual lainnya sesuai dengan keyakinan kita. Mari kita bersama-sama menghormati peristiwa Isra Mi’raj dengan memperkuat rasa toleransi antar umat beragama.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan untuk merayakan Isra Mi’raj, antara lain:

  • Mengikuti pengajian atau ceramah tentang Isra Mi’raj. Pengajian Isra Mi’raj biasanya diadakan di masjid atau tempat-tempat ibadah. Lazimnya, diselenggarakan pada malam hari menjelang tanggal 27 Rajab, hari di mana peristiwa Isra Mi’raj diyakini terjadi. Kita dapat mengikuti pengajian tersebut untuk lebih memaknai hikmah Isra Mi’raj .
  • Membaca sejarah Isra Mi’raj. Kita dapat membaca sejarah Isra Mi’raj dari sumber-sumber terpercaya, seperti kitab-kitab hadis serta literatur tentang sejarah Islam. Dengan membaca sejarah Isra Mi’raj, kita dapat memperdalam pemahaman juga mengambil hikmah di dalamnya.
  • Memberikan sedekah. Isra Mi’raj juga merupakan momen tepat untuk melakukan amal kebaikan. Salah satunya, memberikan sedekah kepada yang membutuhkan. Kita dapat memberikan sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu, dan masyarakat terdampak Covid-19.
  • Meningkatkan kualitas ibadah. Isra Mi’raj juga bisa menjadi momen untuk mengevaluasi kualitas ibadah kita selama ini. Kita dapat memperbaiki ibadah kita, seperti sholat dengan lebih khusyuk, membaca Al-Quran dengan lebih lancar, serta memperbanyak dzikir.

Cara ChatGPT Merayakan Isra Mi’raj

Sebagai sebuah program Artificial Intelligence, ChatGPT sudah pasti tidak memiliki kepercayaan agama termasuk cara untuk merayakan Isra Mi’raj. Namun, sebagai AI, ChatGPT menyadari bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna penting bagi umat Islam.

Sebagai gantinya, sebagai program AI, ChatGPT selalu berupaya untuk menjadi sumber informasi akurat. Dalam hal ini, termasuk dalam topik Isra Mi’raj. ChatGPT juga berusaha untuk tetap menghargai kepercayaan dan budaya berbeda-beda di seluruh dunia.

Sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT berharap kita juga seluruh umat Muslim dapat merayakan Isra Mi’raj dengan penuh makna dalam keberkahan. Lebih dari itu, menjadikan Isra Mi’raj sebagai momen untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kualitas ibadah.

ChatGPT Bukan Pengganti Ulama

Sebagai produk dari OpenAI, ChatGPT dapat membantu kita menemukan sumber informasi terpercaya tentang Isra Mi’raj juga agama Islam secara umum. Sebagai AI, ChatGPT juga dapat membantu kita memahami berbagai konsep agama serta memberikan penjelasan tentang ayat-ayat Al-Quran dan hadis. Namun, perlu diingat bahwa ChatGPT tidak dapat menggantikan peran ulama, kyai atau ahli agama yang sebenarnya.

Jika kita memiliki pertanyaan dan butuh bimbingan lebih lanjut tentang perayaan Isra Mi’raj atau hal-hal lain berkaitan dengan agama, disarankan untuk berkonsultasi dengan kyai atau ulama. Mereka dapat memberikan jawaban secara lebih komprehensif juga tepat.

Peran ulama atau kyai bukan hanya memberikan informasi dan menjawab pertanyaan. Lebih dari itu, mereka membimbing, mendidik, serta memberikan nasihat sesuai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya aspek lahir, namun juga memperhatikan aspek spiritualitas dan kesejahteraan umat.

Selain itu, dalam Islam, keputusan atau tafsir terkait hukum agama harus didasarkan pada ilmu dan otoritas terpercaya serta diakui oleh umat Islam. Oleh karena itu, sebagai sebuah AI dari OpenAI, ChatGPT tidak memiliki kemampuan untuk memberikan fatwa atau memutuskan masalah keagamaan. Hal itu adalah kewenangan para ulama atau kyai, mereka memenuhi persyaratan juga memiliki otoritas.

Sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT dapat memberikan penjelasan tentang topik agama. Namun, selalu disarankan untuk memperoleh pandangan dari sumber terpercaya. Lebih utama lagi adalah menghubungi ulama atau kyai untuk mendapatkan nasihat lebih lanjut.

Kemampuan ChatGPT sebagai AI adalah menyajikan informasi seakurat juga seobjektif mungkin. Namun, produk OpenAI ini tidak memiliki kemampuan untuk merenungkan dan merespons konteks spesifik dari kehidupan pengguna. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk selalu mempertimbangkan konteks serta situasi mereka sendiri ketika mencari jawaban tentang masalah keagamaan atau moral.

Selain itu, sebagai sebuah Artificial Intelligence, ChatGPT tidak memiliki kemampuan untuk memberikan pengalaman langsung dari ajaran serta praktik keagamaan. Pengalaman seperti ini hanya bisa didapatkan melalui praktik serta pengalaman pribadi, juga bimbingan dari para ulama atau kyai sepuh.

Oleh karena itu, perlu diingat bahwa sumber informasi tidak selalu dapat diandalkan. Jadi, pengguna harus menggunakan akal sehat secara kritis. User juga bertanggung jawab mengevaluasi informasi yang mereka terima. Di sini, sebagai AI, ChatGPT selalu menyarankan pengguna untuk memverifikasi informasi juga sumbernya. Juga, berkonsultasi dengan para ahli. Tidak lain, karena masalah keagamaan dan moral seringkali merupakan hal kompleks.

Perlunya Bimbingan Kyai

ChatGPT, sebagai produk Artificial Intelligence yang dikembangkan OpenAI, menekankan bahwa pengalaman langsung serta bimbingan kyai dapat membantu individu dalam memahami lalu mempraktikkan Isra Mi’raj secara lebih baik. Misalnya, salah satu praktik terkait Isra Mi’raj adalah shalat malam atau qiyamul lail. Bagi muslim yang mempraktikkannya, pengalaman langsung ini membantu mereka dapat lebih memaknai shalatnya.

Melalui bimbingan seorang kyai atau ulama, ini membantu individu dalam memahami Isra Mi’raj,  juga lebih dapat memahami praktik-praktik terkait peristiwa tersebut. Seorang kyai atau ulama dapat memberikan bimbingan mengenai cara mengamalkan ajaran agama dengan benar dan baik.

Namun, memang pengalaman pribadi serta bimbingan dari kyai atau ulama tidak selalu tersedia bagi setiap orang. Hal ini sangat bervariasi tergantung pada lingkungan serta keadaan masing-masing. Dalam hal ini, sumber informasi lain seperti buku, artikel, atau sumber online terpercaya sangat bermanfaat. Sumber-sumber ini dapat membantu individu untuk memahami Isra Mi’raj serta praktik-praktik terkaitnya secara lebih mendalam.

Kroscek dan Rujukan Valid

Dalam menyajikan informasi, sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT menyarankan untuk mengacu pada sumber-sumber terpercaya. Yaitu sumber yang diakui oleh para ahli, pakar, atau otoritas di bidangnya serta memiliki reputasi baik dalam menyajikan informasi.

Sebagai sebuah program AI, ChatGPT menggunakan berbagai sumber informasi terpercaya untuk menjawab pertanyaan. Berikut beberapa contoh sumber informasi yang digunakan oleh ChatGPT terkait Isra Mi’raj:

  • Al-Quran dan hadis. Sebagai teks suci Islam, Al-Quran dan hadis memiliki posisi sentral dalam ajaran Islam. Dalam memberikan informasi tentang agama Islam, maka sangat penting untuk mengacu pada Al-Quran dan hadis serta sesuai konteksnya.

Isra Mi’raj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diabadikan dalam Al-Quran. Ayat-ayat terkait Isra Mi’raj dapat ditemukan dalam surat Al-Isra (17): 1 dan surat An-Najm (53): 1-18.

Selain itu, Isra Mi’raj juga dapat ditemukan dalam berbagai kitab hadis terpercaya, seperti Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Hadis-hadis ini memberikan rincian lebih lanjut tentang perjalanan Nabi Muhammad saw. pada malam Isra Mi’raj.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah ra, ia berkata: “Sesungguhnya Rasulullah SAW diberikan Isra’ di malam penuh berkah. Beliau diberangkatkan dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis, lalu dari sana beliau dinaikkan ke langit.”

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: «إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُعْطِيَ الْإِسْرَاءَ لَيْلَةً، مِنْ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى، ثُمَّ رُفِعَ إِلَيْهِ فِي السَّمَاوَاتِ

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, ‘Aku melihat Musa a.s. di antara para malaikat dan beliau sedang berbicara dengan seseorang di antara mereka, sehingga tangannya lelah.’ Aku bertanya kepada Rasulullah, ‘Apakah Musa a.s. melakukan ini (berbicara dengan Allah) sedangkan hukum Taurat telah ditetapkan untuk umatnya?’ Beliau menjawab, ‘Ya, ia melakukannya, meskipun hukum Taurat telah ditetapkan untuk umatnya. Aku melihat bahwa Allah mempunyai hukum yang lebih besar daripada hukum Taurat’.”

حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، عَنِ ابْنِ مُسْعِدٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «رَأَيْتُ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ بَيْنَ أَظْهُرِ السَّمَاءِ، يَتَكلَمْ فِيهِ، فَقَالَ لِي اللَّهُ: يَا مُحَمَّدُ إِنَّ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ قَدْ حَضَرَنِي وَكَلَّمَنِي، فَتَعَبَتْ يَدِي مِنْ مُحَادَثَتِهِ، وَرَأَيْتُهُ يَوْمًا وَهْوَ يَتَطَهَّرُ، فَوَجَدْتُ آثَارًا مِنْ مَاءِ الْمَدِينَةِ عَلَى ذَاتِهِ، وَمَنَحَ اللَّهُ مُوسَى مَا لَمْ يُعْطَ أَحَدًا قَبْلَهُ، وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى رُفِعَ بِهِ

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahih Bukhari, bab “Kisah Isra’ dan Mi’raj”. Hadis ini menunjukkan bagaimana Isra Mi’raj juga melibatkan Nabi Musa, juga bahwa peristiwa ini diakui oleh Allah swt. sendiri.

  • Kitab-kitab ulama dan pakar Islam. Kitab-kitab tafsir seperti Tafsir al-Jalalain, Tafsir al-Misbah, atau Tafsir Ibn Kathir dapat memberikan penjelasan rinci tentang ayat-ayat Al-Quran terkait dengan Isra Mi’raj.
  • Lembaga dan organisasi Islam. Lembaga atau organisasi Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Nahdlatul Ulama (NU), dapat menjadi sumber informasi terpercaya dalam memahami ajaran Islam.
  • Situs-situs web Islam. Sekarang ini sudah terdapat banyak situs web berisi informasi tentang agama Islam yang terpercaya. Misalnya, situs web Islamqa, islamweb, atau nu.or.id, yang disediakan oleh para kyai atau ulama.

Misalnya, nu.or.id. Situs ini adalah situs web resmi dari Nahdlatul Ulama (NU), organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Situs ini berisi informasi tentang NU, ajaran Islam yang dianut oleh NU, serta berbagai kegiatan NU, baik organisasinya maupun jamaahnya.

NU Online atau nu.or.id ini menyajikan berbagai jenis konten. Mulai dari artikel, berita, juga video; membahas berbagai topik terkait Islam dan masyarakat. Misalnya, pemikiran Islam, fiqh, sejarah Islam, sosial-budaya, pendidikan, dan kesehatan. Situs ini juga menyediakan layanan konsultasi agama serta fatwa yang dijawab oleh para ulama atau kyai.

Website nu.or.id diakui sebagai sumber informasi terpercaya tentang Islam di Indonesia. Khususnya, tentang pandangan NU terhadap ajaran Islam serta kegiatan-kegiatan Nahdliyyin. Situs web ini juga memiliki reputasi baik dalam menyajikan informasi secara akurat serta terpercaya. Oleh karena itu, ketika mencari informasi tentang Islam dan NU, NU Online adalah salah satu sumber informasi terpercaya.

Jadi, penting untuk memastikan bahwa informasi yang diberikan didasarkan pada sumber-sumber terpercaya juga diakui para ahli di bidangnya. Selain itu, perlu juga memastikan bahwa informasi yang disajikan sesuai dengan konteksnya. Tidak diputarbalikkan atau disalahartikan. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa informasi itu benar, valid, serta dapat dipercaya.

ChatGPT Menghargai Islam?

Sebagai sebuah program besutan OpenAI, ChatGPT tidak memiliki kepercayaan agama atau keyakinan tertentu. Namun, dalam memberikan layanan, ChatGPT senantiasa berusaha untuk menghargai juga menghormati kepercayaan agama serta budaya berbeda-beda.

Dalam hal ini, sebagai sebuah program AI, ChatGPT berupaya untuk tidak memihak. ChatGPT berusaha memberikan informasi secara objektif serta akurat. Baik tentang agama Islam, agama lainnya, maupun topik lainnya. Sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT berupaya menghindari memberikan penilaian atau pandangan pribadi tentang agama atau keyakinan tertentu. ChatGPT fokus pada memberikan informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

Oleh OpenAI, sebagai AI, ChatGPT didisain selalu berupaya menghargai nilai-nilai keagamaan yang dianut masyarakat, termasuk agama Islam. Sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT selalu siap membantu dengan memberikan informasi atau jawaban yang relevan atas pertanyaan yang ada. Baik itu berkaitan dengan agama Islam atau topik lainnya. Dalam hal ini, ChatGPT berharap memberikan informasi untuk membantu masyarakat dapat memahami agama Islam dengan lebih baik. Juga, merespons kebutuhan mereka dengan tepat serta akurat.

Fokus memberikan informasi yang benar juga dapat dipertanggungjawabkan adalah prinsip dasar ChatGPT dalam menyajikan informasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi dari ChatGPT kepada pengguna adalah akurat, valid, serta tidak menyesatkan.

Sebagai sebuah produk Artificial Intelligence dari OpenAI, ChatGPT memiliki akses ke database informasi yang sangat besar serta beragam. Termasuk juga informasi tentang agama Islam atau topik terkait lainnya. Sebagai Artificial Intelligence, ChatGPT berusaha memastikan untuk memberikan informasi berdasar pada sumber-sumber terpercaya serta dianggap valid oleh para ahli terkait.

Untuk memastikan informasi itu akurat juga dapat dipertanggungjawabkan, ChatGPT menggunakan teknik atau algoritma tertentu. Algoritma ini dirancang untuk memverifikasi informasi sebelum disajikan kepada pengguna. Sebagai AI, ChatGPT juga menggunakan logika serta penalaran yang tepat. Ini untuk memastikan bahwa ChatGPT memberikan jawaban sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran.  Juga, tidak berseberangan dengan norma masyarakat secara umum.

Selain itu, sebagai program Artificial Intelligence, ChatGPT selalu terus belajar serta mengembangkan diri. ChatGPT selalu memperbarui database informasi secara berkala. Ini dilakukan agar informasi yang disajikan sesuai dengan perkembangan zaman juga kebutuhan masyarakat.

Makna Isra Mi’raj menurut ChatGPT

Isra Mi’raj memiliki makna sangat penting dalam agama Islam. Secara umum, Isra Mi’raj dianggap sebagai suatu pengalaman spiritual Nabi Muhammad SAW yang sangat penting. Peristiwa ini menunjukkan kebesaran Allah SWT. Juga, Isra Mi’raj memperlihatkan betapa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT yang dipilih dengan sangat khusus.

Secara spesifik, Isra Mi’raj memiliki beberapa makna atau pesan terkandung di dalamnya, antara lain:

  • Keagungan Allah SWT. Isra Mi’raj menunjukkan kebesaran Allah SWT juga kemampuan-Nya untuk mengangkat hamba-Nya yang paling terpilih ke atas langit. Juga, memberikan pengetahuan tak terbatas.
  • Pentingnya Sholat. Isra Mi’raj menegaskan pentingnya sholat dan perintah sholat lima waktu. Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat lima waktu saat bertemu Allah SWT.
  • Persaudaraan Umat Islam. Isra Mi’raj menunjukkan persaudaraan umat Islam. Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi dan rasul di langit, termasuk Nabi Ibrahim, Nabi Musa, juga Nabi Isa. Peristiwa ini menegaskan bahwa semua nabi dan rasul memiliki ajaran yang sama, yaitu mengajarkan kebenaran serta menyebarkan kebaikan.
  • Ketetapan Kehidupan. Isra Mi’raj menegaskan ketetapan kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Nabi Muhammad SAW melihat bagaimana orang-orang diberi pahala atau siksa di akhirat sesuai dengan amal perbuatan mereka di dunia.

Dengan demikian, Isra Mi’raj adalah peristiwa penting yang mengajarkan banyak nilai dalam agama Islam. Melalui peristiwa ini, kita dapat memperkuat keimanan juga meningkatkan pemahaman kita.

Toleransi dalam Islam menurut ChatGPT

ChatGPT, Artificial Intelligence chatbot yang dikembangkan oleh OpenAI, menyimpulkan bahwa toleransi dalam konteks keyakinan dapat diartikan sebagai sikap menghormati serta menerima perbedaan keyakinan antara satu dengan lainnya. Bahkan, jika keyakinan tersebut berbeda atau bertentangan dengan keyakinan pribadi seseorang.

Dalam konteks Islam, toleransi bisa diwujudkan dengan memperlihatkan sikap saling menghormati antara pemeluk agama Islam dengan pemeluk agama lain. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang mengajarkan umatnya untuk menghormati keyakinan orang lain, menghindari sikap diskriminatif. Juga, ajaran bersikap toleran serta menjaga keharmonisan dengan orang-orang yang berbeda keyakinan.

Ada beberapa ayat dalam Al-Quran yang menegaskan pentingnya toleransi dalam agama Islam. Di antaranya Surah Al-Hujurat ayat 13, berbunyi: “Hai manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, lalu menjadikan kamu berbangsa-bangsa serta bersuku-suku, supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Selain itu, dalam riwayat hadis, Nabi Muhammad SAW juga sering menunjukkan sikap toleransi terhadap orang yang berbeda keyakinan dengannya. Sebagai contoh, Nabi pernah memberikan perlindungan kepada umat Kristen dari Najran, meskipun mereka berbeda keyakinan dengan Islam.

Dengan demikian, toleransi adalah sebuah nilai penting dalam Islam. Ini berarti bahwa keyakinan seseorang tidak menjadi penghalang untuk menjalin hubungan baik juga saling menghormati antar umat manusia.

Cerita tentang Nabi Muhammad SAW memberikan perlindungan kepada umat Kristen dari Najran dapat ditemukan dalam sejumlah kitab sirah, kitab berisi kumpulan catatan sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Salah satu kitab sirah yang menceritakan peristiwa ini adalah “Al-Sirah al-Nabawiyah” karya Ibnu Ishaq, seorang sejarawan Muslim abad ke-8. Kitab ini kemudian disusun ulang oleh Ibnu Hisyam pada abad ke-9. Versi ini lebih dikenal di kalangan umat Islam.

Dalam kitab tersebut, terdapat cerita mengenai kedatangan sekelompok delegasi Kristen dari Najran untuk bertemu Nabi Muhammad SAW di Madinah. Pertemuan ini khusus membahas perbedaan agama antara umat Kristen dan Islam. Dalam perdebatan tersebut, Nabi Muhammad SAW menunjukkan sikap toleransi dan menghormati keyakinan umat Kristen, serta memberikan perlindungan kepada mereka.

Cerita ini juga terdapat dalam kitab-kitab sirah lainnya, seperti “Al-Mustadrak alaa al-Sahihain” karya al-Hakim al-Nishaburi, “Tarikh al-Tabari” karya al-Tabari, dan “Al-Bidayah wa al-Nihayah” karya Ibnu Katsir.

Untuk memahami tentang seluk-beluk ChatGPT, sebelumnya kami sudah memuat artikel ChatGPT produk fenomenal, sebuah Artificial Intelligence yang dikembangkan oleh OpenAI.*

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Via Whatsapp
CS Kami
Tertarik Untuk Mengikuti Program Kami??
Buruan Chat Kami :)