Tata Cara Sholat Witir

Tata cara sholat witir meliputi jumlah rokaat dan waktu sholat. Sholat witir adalah sholat sunnah dengan rokaat ganjil yang dilakukan setelah sholat Isya’ dan sebelum shalat subuh. Sholat witir dapat dilakukan dengan niat sholat witir 1 rakaat shalat atau tiga rakaat shalat, atau sampai sebelas rokaat. Setelah sholat, kita dapat melantunkan doa witir.

Dalil

Dalil untuk shalat witir adalah hadis dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, dan lainnya:

عَنْ عَائِشَةَ، رضي الله عنها: “كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْوِتْرَ بِاللَّيْلِ آخِرَ اللَّيْلِ إِلَى الثُّلُثِ الْآخِرِ، وَيَقُولُ: “اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ  وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Dari Aisyah, dia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam shalat witir pada malam hari pada waktu paling akhir, yaitu sepertiga malam. Dan beliau berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu (dari segala keburukan). Aku tidak bisa memuji-Mu dengan sebaik-baik pujian yang layak untuk-Mu, Engkau seperti yang Engkau pujikan untuk diri-Mu sendiri.” (HR. Muslim)

Waktu Sholat Witir

Salah satu tata cara sholat witir adalah terkait waktu. Mayoritas ulama sepakat, seperti yang dikutip oleh Syekh Wahbah Zuhaili dalam kitab al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, bahwa shalat witir dilaksanakan setelah shalat Isya’ hingga terbitnya fajar shadiq. Oleh karena itu, seseorang yang belum melaksanakan shalat Isya’ saat waktu Isya’ sudah masuk, tidak dianjurkan untuk melakukan shalat sunnah witir.

Para ulama telah menetapkan ketentuan waktu ini tanpa adanya perdebatan. Mereka juga sepakat bahwa shalat sunnah witir tidak sah dilakukan sebelum shalat Isya’ dilaksanakan atau setelah waktu shalat Subuh dimulai.

Sholat witir biasanya dikerjakan sebagai penutup sholat sunah lain seperti sholat tahajud atau hajat.

Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud

Menurut sebuah hadits Rasulullah, waktu yang paling baik untuk melaksanakan shalat witir adalah pada akhir malam sebagai penutup dari semua ibadah shalat pada malam hari. Para ulama juga berpendapat bahwa waktu tersebut sangat dianjurkan.

اِجْعَلُوْا اٰخِرَ صَلَاتِكُمْ مِنَ الَّليْلِ وِتْراً

“Jadikanlah akhir shalat kalian semua di malam hari dengan dengan shalat witir” (Syekh Wahbah Zuhaili, al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, [Bairut: Darul Fikr, Damaskus, 2010], juz II, h. 185).

Jumlah Rokaat Witir

Tata cara sholat witir termasuk terkait jumlah rokaat yang ganjil. Boleh satu, tiga, lima, bahkan sebelas rokaat atau sebanyak-banyaknya, yang penting berjumlah ganjil. Jumlah ganjil ini dilakukan dengan cara niat sholat witir 1 rokaat sebagai sholat penutupnya.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِيْمَا بَيْنَ اَنْ يَفْرُغَ مِنْ صَلَاةِ الْعِشَاءِ اِلَى الْفَجْرِ اِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُسَلِّمُ بَيْنَ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ وَيُوتِرُ بِوَاحِدَةٍ

Dari Aisyah r.a. menjelaskan: “Nabi s.a.w, shalat sebelas rakaat di antara shalat isya sampai terbit fajar. Beliau salam setiap dua rakaat dan mengerjakan shalat witir dengan satu rakaat “. (hadits shahih, riwayat Muslim: 1216)

Niat Sholat Witir

1. Lafal niat sholat witir 2 rakaat

   أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatan minal witri rak’ataini lillahi ta’âlâ   

“Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta’ala.”   

Setelah sholat witir dua rokaat salam, pastikan untuk ditutup dengan sholat witir niat sholat witir 1 rokaat.

2. Lafal niat sholat witir 1 rakaat

 أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatan minal witri rak’atan lillahi ta’âlâ   

 “Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”

Doa Witir

Setelah melakukan shalat witir, sebelum doa witir, dianjurkan untuk membaca dzikir berikut:

   سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوسِ

Berikut ini doa witir yang dapat dibaca setelah dzikir witir

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَا فِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَّامَ الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَا مَنَا وَقِيَا مَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ  

“Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyu’, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang shalih, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyukan, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad saw, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.

Selain doa witir tersebut, Anda boleh menambahkannya dengan doa lain.*

————————-

Anda dapat melihat salah satu aktivitas pesantren Ponpes Nihadlul Qulub di tautan berikut: Aktivitas Ponpes Nihadlul Qulub.

Selain artikel Tata Cara Shalat Witir ini, terdapat artikel-artikel lain, seperti opini seputar keagamaan, kepesantrenan, pengembangan diri, termasuk perihal teknologi milenial; silahkan klik tautan ini: Blog Nihadlul Qulub.

Bagi Anda yang ingin mengetahui kilasan buku self development karya pengasuh pesantren, dapat dikroscek di tautan ini:

  1. Resensi Buku TEKNOLOGI RUH: Panduan Teknis untuk Mengawal Masa Depan
  2. Ulasan Buku TEKNOLOGI RUH: Panduan Teknis Mengawal Masa Depan

Dipersembahkan oleh TE-PPNQ ® 2023

(Tim Editor Pondok Pesantren Nihadlul Qulub)

Jl. Soka, RT. 01/01 Desa Moga

Moga, Pemalang, Jawa Tengah

WA. 0821 1706 8566

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Via Whatsapp
CS Kami
Tertarik Untuk Mengikuti Program Kami??
Buruan Chat Kami :)